You are here: Home Profil Program Kerja

Membangun dari Desa dan Kelurahan

BAPPEDA KAB. ENDE

Program Kerja

E-mail Cetak PDF

 

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)

Rencana kinerja tahun 2012  mencerminkan rencana kegiatan, program dan sasarantahunan dalam rangka mencapai misi dan tujuan yang telah ditetapkan dalam Rencana stratejik Kantor Bappeda Kabupaten Ende tahun 2009 – 2014. Pada dasarnya Rencana kinerja tahun 2012 menguraikan target kinerja yang hendak dicapai Kantor Bappeda Kabupaten Ende  pada tahun 2012. Target kinerja mereprensentasikan nilai kuantitatif yang harus dicapai selama tahun 2012 dari semua indikator kinerja yang melekat pada tingkat kegiatan maupun sasaran tahunan.

Target kinerja pada tingkat sasaran stratejik akan dijadikan tolok ukur dalam mengukur keberhasilan organisasi di dalam upaya pencapaian visi misinya serta tujuan dan sasarannya. Sehubungan dengan telah ditetapkannya APBD Perubahan yang tertuang dalam DPA 2012, maka terjadi perubahan dalam pelaksanaan rencana. Perubahan ini diakibatkan adanya penambahan anggaran pada bebrapa program/kegiatan,sehingga besarnya dana sebelum perubahan dengan total sebesar Rp 3.290.597.000,-dan dana sesudah perubahan bergeser menjadi Rp. 3.390.597.000,-maka terjadi penambahan dana keseluruhan sebesar Rp 100.000.000,-

Latar belakang terjadinya perubahan adalah adanya kegiatan yang bersifat mendesak dan penambahan alokasi pembiayaan pada beberapa program/kegiatan. Perubahan pada tahun anggaran 2012untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan yang telah ada, dengan demikian rencana alokasi pembiayaan untuk keseluruhan kegiatan Bappeda sampai dengan triwulan keempat dengan persentase sebesar 99,83 %.

Dalam rangka mengimplementasikan Rencana Strategis (Renstra) Kantor BappedaKabupaten Ende merencanakan beberapa program kegiatan baik yang telah ditentukan dalam Renstra Bappeda Kabupaten Ende maupun kegiatan-kegiatan spesifik kantor sebagai perwujudan perkembangan pelayanan Bappeda Kabupaten Ende kepada masyarakat. Dalam tahun anggaran 2012 program kegiatan yang akan dilaksanakan dihubungkan dengan sasaran stratejik dan tujuannya adalah sebagai berikut :

Sasaran dan kegiatan tahunan ditetapkan setiap tahun disesuaikan dengan kondisi terkiniterutama untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan masyarakat, pemerintah daerah atauinstansi/lembaga lainnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk mencapai tujuan dan sasaran sebagaimana yang telah ditetapkan tersebut diatas, langkah selanjutnya adalah menetapkan kebijakan dan menyusun program. Kebijakan merupakan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelaksanaan program/kegiatan guna tercapainya kelancaran dan keterpaduan dan perwujudan sasaran, tujuan, serta visi dan misi Bappeda Kabupaten Ende.Pada Tahun Anggaran 2012 kebijakan dan program yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut :

 

1. Kebijakan.

  1. Meningkatkan kualitas SDM aparatur perencana, mekanisme kerja, dan sumberdaya organisasi.
  2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas prasarana dan sarana fisik Bappeda Kabupaten Ende.
  3. Meningkatkan kualitas perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Ende.
  4. Menigkatkan kualitas Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) melalui peningkatan partisipasi masyarakat  bersama PNPM Mandiri.
  5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan koordinasi, konsultasi, dansinkronisasi dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan daerah.
  6. Meningkatkan kualitas program dan pembangunan tahunan daerah melaluipenyusunan KUA, PPA APBD, dan RKPD.
  7. Meningkatkan kualitas Penyusunan DPA dan efisiensi pemanfaatan APBDDinas/Badan/Kantor/Unit Satuan Kerja.
  8. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanaman modal daerah dalam rangka mewujudkan Kabupaten Ende  sebagai salah satu tujuan investasi yang menarik untuk meningkatkan PAD.
  9. Meningkatkan kualitas tata ruang wilayah dan pemanfaatan kota sehingga tercipta pusat-pusat pertumbuhan wilayah, pusat-pusat ekonomi, serta lingkungan pemukiman yang tertata.
  10. Menigkatkan kualitas pelaksanaan pendapatan, penelitian dan pembangunan(Litbang) sehingga tercipta perencanaan yang berkualitas dan akurat untukketerpaduan dan keserasian pelaksanaan pembangunan daerah.
  11. Meningkatkan kuantitas, kualitas, dan investasi monitoring, pengendalian,evaluasi,dan pelaporan pelaksanaan pembangunan.
  12. Meningkatkan kuantitas dan kualitas data dan informasi melalui pendapatan, penelitian,dan pelaporan pelaksanaan pembangunan.
2. Program

Program merupakan kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk

mendapatkan hasil yang dilaksanakan oleh satu instansi pemerintah ataupun dalamrangka kerjasama dengan masyarakat, guna mencapai sasaran tertentu. Programprogram yang ditetapkan untuk masing-masing kebijakan tersebut sesuai dengan Rencana Strategis Bappenammoda yang meliputi :

  1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran ;
  2. Program Penigkatan Sarana dan Prasarana Aparatur ;
  3. Program Penigkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur;
  4. Program Penigkatan Pengembangan Sistem PelaporanCapaian  Kinerja dan Keuangan;
  5. Program Pengembangan data/informasi;
  6. Program Perencanaan Tata Ruang;
  7. Program Kerjasama Pembangunan;
  8. Program Pemanfaatan Ruang;
  9. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang;
  10. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah;
  11. Program Perencanaan Pembangunan Daerah;
  12. Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi;
  13. Program Perencanaan Social Budaya;
  14. Program Pelaporan dan Pertanggungjawaban Kepala Daerah.

 

3. Kegiatan

   a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran :

  • Penyediaan jasa surat menyurat
  • Penyediaan jasa komunikasi,Sumber Daya air dan Listrik
  • Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
  • Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
  • Penyediaan Alat Tulis Kantor
  • Penyeiaan barang cetakan dan Penggandaan
  • Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan perundang-Undangan
  • Penyediaan Makanan Dan Minuman
  • Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi keluar Daerah
  • Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi kedalam Daerah
  • Penyediaan Peralatan Kebersihan dan Bahan Pembersih
  • Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung
   b. Program Peningkatan sarana dan Prasarana Aparatur
  • Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional
  • Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor
  • Pengadaan Peralatan Gedung Kantor
  • Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
  • Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional
  • Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor
   c. Program Penigkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur 
  • Pendidikan dan Pelatihan Formal
  • Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Perunang-Undangan

   d. Program Penigkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja 

       dan Keuangan

  • Penyusunan Laporan Capaian Kinerja Ikhtisar Realisasi Kinerja  SKPD
   e. Program Pengembamgan Data/Informasi
  • Penyusunan dan Pengumpulan data/Informasi Kebutuhan Penyusunan Dokumen Perencanaan
  • Penyusunan Profile Daerah

    f. Program Perencanaan Tata ruang
  • Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tentang Rencana Tata Ruang
  • Pelatihan Aparat dalam Perencanaan Tata Ruang
  • Monitoring,Evaluasi dan Pelaporan
   g. Program Kerjasama Pembangunan
  • Fasilitas Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga
  • Koordinasi Dalam Pemecahan Masalah-Masalah Daerah(Pendamping Program UNICEF)
  • Pendampingan Pro-Air
  • Fasilitasi Kerjasama dengan Dunia usaha/Lembaga (Penelitian)
  • Fasilitasi Kerjasama Dengan Dunia Usaha/Lembaga (Koordinasi Lanjutan P4MI)
  • Koordinasi Dalam Pemecahan Masalah-Masalah Daerah (Dana Pendamping/Sharing Kegiatan P2KPDT)
  • Koordinasi Dalam Pemecahan Masalah-Masalah daerah (Anggaran Untuk Rakyat Menuju Sejahtera/Anggur Merah)
  • Koordinasi dalam Pemecahan Masalah-Masalah daerah (Pendamping Program AIP-MNA)
   h. Program Pemanfaatan Ruang
  • Pelatihan Aparat Dalam Pemanfaatan Ruang
    i. Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang
  • Pelatihan Aparat Dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang
    j. ProgramPeningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan Daerah
  • Sosialisasi Kebijakan Perencanaan Pembangunan Daerah
    k. Program Perencanaan Pembanguna Daerah
  • Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Dareah (RKPD)
  • Penyelenggaraan Musrenbang RKPD
  • Penetaoan RKPD
  • Monitoring,Evaluasi dan Pelaporan Pelasanaan Rencana pembangunan Daerah
  • Rapat Koordinasi Forum SKPD
  • Penyusunan KU-APBD,PPAS Perubahan TA.2011& KU-APBD,PPAS Kab.Ende TA.2013
     l. Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi
  • Penyusunana Perencanaan Pengembangan Ekonomi Masyarakat (GSP2012)
  • Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi
   m. Program Perencanaan Sosisal dan Budaya.
  • Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial dan Budaya
  • Monitoring,Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Sosial Budaya
  • Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah
  • Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Budaya (AMPL).
   n. Program Pelaporan dan Pertanggungjawaban Kepala Daerah
  • Koordinasi Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah.

 

C. PENETAPAN KINERJA

Penetapan Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun. Tujuan khusus penetapan kinerja adalah untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, Peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya, menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur, sebagai wujud nyata komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah; sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi; menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur; dan sebagai dasar pemberian reward atau penghargaan dan sanksi.

Penetapan kinerja memuat dua unsur pokok yaitu pernyataan penetapan kinerja yang harus itandatangani oleh penanggungjawab program dengan atasan langsung yang berisi tentang target capaian yang ditetapkan bersama yang akan dicapai pada akhir periode penganggaran dan ini merupakan tolok ukur evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2012.

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penyusunan penetapan kinerja adalah :

  • Konsistensi,keselarasan dan proposionalitas dalam menjabarkan Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Kerja (RENJA) kedalam penetapan prioritas program/kegiatan dan alokasi anggaran.
  • Ketepatan dalam merumuskan sasaran-sasaran strategis dan indikator kinerja.
  • Ketepatan dalam mengestimasi target kinerja dari setiap indikator kinerja.
  • Obyektivitas dalam pengukuran kinerja.

Penetapan Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) disusun berdasarkan pada Rencana Kinerja Tahun 2012 yang telah ditetapkan sehingga secara subtansial Penetapan Kinerja tahun 2012 tidak ada perbedaan dengan Rencana Kinerja Tahun 2012.

Subtansi yang ada dalam Rencana Kinerja Tahunan maupun Penetapan Kinerja adalah memuat tentang sasaran-sasaran strategis yang akan dicapai pada tahun 2012 yang telah mengacu pada Rencana Strategis Bappeda (RENSTRA) tahun 2009-2014.

Untuk mengetahui kinerja Bappeda Kabupaten Ende Tahun 2012 secara operasional dalam pelayanan publik dapat dilakukan terhadap kegiatan,program dan kebijakan-kebijakan antara lain :

  1. Indikator masukan (Input) adalah sesuatu yang dibutuhkan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan untuk menghasilkan keluaran,baik berupa dana,sumber daya alam,sumber daya manusia,teknologi dan informasi.
  2. Indikator keluaran (Output) adalah sesuatu yang diharapkan langsung dicapai dari suatu kegiatan baik berupa fisik dan non fisik.
  3. Indikator hasil (Outcome) adalah sesuatu yang mencerminkan berfungsinya keluaran pada jangka menengah.
  4. Indikator manfaat (Benefit) adalah sesuatu yang terkait dengan tujuan akhir dari pelaksanaan kegiatan.
  5. Indikator dampak (Impact) adalah pengaruh yang ditimbulkan baik positif maupun negative pada setiap tingkatan indikator berdasrkan asumsi yang telah ditetapkan.

Selanjutnya indikator kinerja Bappeda Kabupaten Ende yang ditetapkan sebagai tolok ukur  pencapaian kinerja Tahun 2012 berdasarkan misi-misi sbb : “Meningkatkan sumber daya manusia perencana yang profesional dan handal, Meningkatkan kualitas rencana pembangunan daerah jangka panjang, menengah dan tahunan, Mengembangkan koordinasi dan kemitraan dalam pembangunan dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah, masyarakat, swasta serta lembaga-lembaga donor”,dengan indikatorsbb :

  1. Meningkatknya presentase aparatur perencana yang mengikuti pendidikan/pelatihan fungsional perencana pada tahun 2012 sebanyak 1 orang tenaga perencana (100 %).
  2. Tersedianya seluruh dokumen perencanaan pembangunan yang diisyaratkan dalam peraturan perundang-undangan tahun 2012 yang direncanakan sebanyak 105 buah buku dengan hasilnya (100 %).
  3. Penyampaian seluruh dokumen perencanaan tepat waktu dari keadaan 100 % pada tahun 2012.
  4. Meningkatnya persentase kegiatan (APBD) yang dilaksanakan sesuai dengan dokumen perencanaan (PPAS) pada tahun 2012, menjadi 100 %.
  5. Jumlah dokumen statistik  pembangunan yang tersedia 100 % pada tahun 2012.
  6. Rasio penggunaan lahan sesuai peruntukannya pada tahun 2012  menjadi 99,84 %.
  7. Frekuensi rapat koordinasi bidang-bidang pembangunan yang dikoordinasi oleh Bappeda dipertahankan 25 kali untuk 5  bidang pembangunan dalam setahun untuk setiap bidang pembangunan (100 %) pada tahun 2012
  8. Frekuensi rapat evalusi program pembangunan yang dikordinasi oleh Bappeda dipertahankan 15 kali dalam setahun (100 %) pada tahun 2012.
  9. Meningkatnya jumlah bidamg kerja sama pembangunan yang dikoordiansi oleh Bappeda dari  keadaan 5 bidang kerja sama pada tahun 2012  menjadi 7 bidang kerja sama  (100 % ) pada tahun 2013.

 


Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 20 November 2013 23:31 )